>

November 15, 2017

Janji Politik Jokowi dan Wacana Kolom Agama

Hal-hal yang tak terduga rasanya sering terjadi manakala pemerintahan berada pada tampuk pemerintahan Jokowi, khususnya yang bersangkutpautan dengan keagamaan di Indonesia. Belum mereda isu yang menyatakan bahwa pemerintahan Jokowi ini pemerintahan yang anti Islam, sekarang hadir pula wacana disertakannya agama kepercayaan dalam kolom KTP dan bahkan muncul pula wacana bahwa kolom agama dalam KTP akan dikosongkan. Adanya kebijakan ini saya kira sangat merugikan Jokowi yang kemungkinan akan mengikuti kembali pemilihan Presiden pada tahun 2019 nanti. Hal ini dikarenakan kebijakan dicantumkannya agama kepercayaan dalam kolom KTP dan KK justru menimbulkan masyarakat yang kontra, yang notabennya kebanyakan dari kalangan Umat Islam.

Bagi sebagian orang, yang setuju atas kebijakan ini, mungkin berpendapat bahwa ada kemajuan semenjak pemerintahan dipegang oleh Jokowi. Bagi sebagian lain, banyak juga yang berpendapat bahwa pengosongan agama ini banyak menimbulkan masalah, salah satunya masalah identitas yang selama ini telah melekat pada negara Indonesia. Meski Indonesia bukan Negara Agama tapi masyarakat di Indonesia kebanyakan masyarakat yang beragama baik itu Islam, Kristen, Hindu atau Budha. Tak syak bila ada yang mengatakan bahwa kebijakan ini telah membawa kita kepada zaman lampau.

Secara pribadi, sebagai penulis, alangkah baiknya bila kolom agama tetap diberlakukan mengingat ini terkait identitas masyarakat banyak, toh dalam judulnya juga KARTU TANDA PENDUDUK. Kartunya ada bentuk KTP tersebut, tanda-tandanya adalah yang bersangkutan dengan pribadi yang termasuk dalam penduduk Indonesia, tentu Agama adalah salah satu tanda yang paling melekat pada masyarakat Indonesia yang beragama.

Selain itu memang ada permasalahan-permasalahan lain yang ditimbulkan dengan pengosongan kolom agama di KTP. Permasalahan tersebut menyangkut pada wilayah kehidupan masyarakat itu sendiri, seperti yang dilansir oleh ahli analis kependudukan bahwasanya:

Kemudian, untuk mengurus administrasi pernikahan maka masyarakat harus melengkapi dokumen kependudukan, seperti KTP, KK, dan sebagainya juga ditambah dengan akta pengakuan Muslim. Beberapa daerah di Indonesia yang akses untuk mendapatkan dokumen kependudukan ke kantor pelayanan publik banyak terkendala faktor geografis, infrasturktur, dan biaya, akan bertambah beban dan kesulitannya. 
Itu baru satu contoh saja. Kemudian, bagaimana dengan manajemen distribusi zakat, infak, dan sedekah bagi kaum Muslim? Kemudian, bagaimana manajemen administrasi untuk hak waris Muslim? Bagaimana agar bantuan pendidikan untuk santri dan pelajar di madrasah agar tepat sasaran dan tidak salah orang? Karena, banyak pula nama non-Muslim yang mirip dengan nama Muslim, terutama mereka yang murtad.
Kalau untuk menjawab permasalahan ini, pemerintah mengajukan kecanggihan teknologi maka memang benar bahwa kecanggihan teknologi yang bisa lebih mempermudah mendata segala sesuatu yang berhubungan dengan data kependudukan itu kadang selalu menimbulkan permasalahan. Tengok kembali beberapa kasus seperti KTP elektrik yang pada wilayah lapangannya ternyata tak sesuai dengan apa yang diinginkan.
  

Wacana Kolom Agama dan Janji Politik

Politician are same all over. They promise to build a bridge even there is no river.
Diatas semua itu, saya berharap adanya kebijakan ini tidak akan berlarut menjadi konflik yang berkepanjangan. Sebagai seorang pengamat biasa-biasa aja, saya hanya melihat ini hanya sebuah keniscayaan yang harus dijadikan pelajaran bagi siapapun kedepannya, terlebih bagi para mereka yang mendapat peran di bumi sebagai pejabat negara.

Apa yang harus dijadikan pelajaran dengan adanya wacana pengosongan kolom agama ini? Tentu hal ini berkaitan dengan dinamika kehidupan bermasayarakat di Indonesia yang plural. Kalau saja ada dari masyarakat yang plural tersebut merasa sangat terasingkan dengan adanya pihak dominan maka hal tersebut menjadi sebuah target yang cocok bagi mereka yang tengah mencari suara-suara politik. Dalam hal ini saya hanya mengira bahwa wacana pengosongan kolom agama ini merupakan janji-janji politik yang diusung oleh Jokowi dan pendukungnya (dan memang bahwa yang melakukan uji materil atas UUD yang berkaitan dengan kolom agama adalah dari pihak pendukung Jokowi). Melihat adanya keuntungan suara yang akan didapat dari mereka para penghayat kepercayaan maka politikus gesit mulai merayu, yah seperti yang diungkapan oleh Nikita Khruschev dalam kutipan diatas, ia mengatakan bahwa Politikus yah sama saja, mereka selalu berikrar janji untuk membuat sebuah jembatan, meski kenyataannya tidak ada sungai disekitarnya....alias gombal!!!

Disatu sisi dengan adanya wacana ini, agaknya menunjukan kembali kelemahan masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam kata Kuntowijoyo, yang dari dulu masih saja berkutit pada kurangnya mereka dalam merangkul masyarakat yang terasingkan. Inilah kiranya pelajaran yang seharusnya menjadi renungan untuk semuanya. Lebih baik membuka dialog kembali dengan mereka yang berbeda agar permasalahan-permasalahan yang selama ini selalu diributkan agak meleleh.....
Read more ...

November 14, 2017

Antara Film Al Kautsar dan Film Adegan Ranjang

Mengenai sejarah perfilman di Indonesia, sudah banyak ditulis dalam beberapa buku. Dari awal mula Belanda memperkenalkannya pada tahun 1900 sampai perkembangannya pada periode pemerintahan Suharto atau lazim disebut juga dengan periode orde baru. Pada perpindahan zaman tersebut, film telah mengalami dinamika yang sungguh beragam. Semenjak diperkenalkan oleh Belanda, dengan film dokumenter yang bisu dan juga hanya berupa dokumenter mengenai kehidupan nyonya Belanda yang ada di Hindia Belanda saja sampai berkembang pula film yang dibuat oleh orang pribumi, film telah mengalami banyak perubahan baik secara jalan cerita atau para penggeraknya.

Yang menarik dan kiranya patut dicatat oleh kita adalah dengan adanya torehan sejarah perfilman Indonesia yang pernah dihiasi dengan film-film yang dihiasi oleh film yang mempertontonkan adegan ranjang. Padahal secara kependudukan, Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai penduduk agama Islam terbesar di Asia dan bahkan di seantero dunia.

Banyak faktor yang bisa dikatakan sebagai penyebab maraknya film adegan ranjang pada waktu itu, salah satunya yah tidak lain motif ekonomi, yakni ketika pembuatnya hanya mempunyai niat bisnis saja dalam menciptakan sebuah film. Selain itu faktor lain yang bisa dikatakan sebagai penyebab maraknya film-film adegan ranjang tersebut yakni dikucilkannya peran agama Islam yang pada waktu itu tidak mempunyai hubungan harmonis dengan pemerintahan. Hal tersebut berimbas pada beberapa kebijakan yang menyudutkan agama Islam, termasuk salah satunya kebijakan film yang berbau agama Islam.

Hikmah Al Kautsar Pada Waktu Itu


Dalam sebuah koran yang terbit pada tahun 1977, yaitu ketika film Al Kautsar pertama kali ditayangkan, diterangkan mengenai pentingnya kehadiran film-film yang berbau Islam pada waktu itu banyak dipenuhi oleh film-film adegan Sex. Dikatakan bahwa pada rentang tahun tersebut ukuran kesuksesan sebuah film itu bukan hanya ditentukan oleh aktor yang top, film adegan ranjang yang berlebihan dan disutradarai oleh sutradara terkenal, melainkan juga bisa dilihat dari penyajian yang mantap yang kiranya seperti yang telah dilakukan oleh Chaerul Umam dalam film Al Kautsar.

Agaknya penulis koran tersebut menekankan bahwa sutradara-sutradara yang hanya memikirkan bonafidenya saja tidak terlalu mempunyai penyajian yang benar-benar mantap, mereka hanya terlalu fokus pada bagaimana caranya agar menarik masa untuk menonton film ini dan tak perduli bagaimana sisi negatif yang dimunculkan akibat film tersebut.

Film Al Kautsar itu sendiri merupakan film besutan Chaerul Umam yang ditayangkan pada tahun 1977. Isi cerita dalam film ini bisa dikatakan sangat tendesius, hal ini mengenai pembaharuan dalam agama Islam yang pada waktu itu dikatakan tengah mengalami kemunduran. Kedatangan seorang Rendra ke sebuah tempat menjadi awal mula konflik antara agama Islam yang tradisionalis dengan agama Islam yang dibawa Rendra yang lebih berfaham modern.

# Bagi yang berminat mengunduh koran yang diterbitkan pos kota minggu pada tahun 1977, bisa menghubungi admin atau silahkan isi komentar dibawah. 


Read more ...

Yang Tersisa Dari Kasus Ahok

Akhir-akhir ini publik Indonesia sedang diramaikan dengan isu-isu yang berkaitan dengan agama. Mulai dari kasus Ahok yang melecehkan surat Al-Maidah, Isu teroris, pembubaran pengajian sampai pada kasus terbaru yakni ditetapkannya agama kepercayaan dalam laman KTP. Tanpa disadari hal tersebut menumbuhkan kembali rasa solidaritas keislaman di Indonesia yang sempat tercecer. Bukti dari adanya rasa solidaritas tersebut bisa kita lihat pada aksi-aksi yang dilakukan oleh umat Islam dalam rangka menuntut Ahok untuk dipenjaranya. Banyak yang bilang bahwa adanya Ahok dengan kasusnya tersebut telah membangunkan kembali sayup-sayup keislaman di Indonesia yang lagi lunglai.

Mengetahui bahwa yang dihadapi masa umat islam itu bukan hanya Ahok melainkan juga berserta para pendukung dan konco-konco politiknya, maka lahir pulalah pejuang-pejuang yang nantinya akan berkiprah dalam ranah dunia sosial media. Sebetulnya, kalau boleh jujur, mereka ini kalah memulai dengan pasukan jasmev yang telah sadar betul kekuatan sosial media dalam ranah politik. Meraka sadar betul bahwa benar teknologi pada zaman sekarang ibarat kekuatan setelah trias politica. Singkatnya media mempunyai kekuatan yang bisa menggiring masyarakat untuk masuk dalam perangkap pencitraan yang mereka sedang tujukan.

Dengan adanya mereka yang berjuang untuk membenarkan apa yang mereka kira salah sangat terasa manakala kita berlayar pada dunia sosial media, baik blog, facebook, instagram atau twitter. Diantara mereka ada yang berperan sebagai orang yang membagikan opini-opini seseorang yang sesuai dengan jalan pikiran mereka, adapula yang menjadi orang yang menganalisis konteks yang terjadi pada satu isu. Jadi bisa dibilang saat ini tengah terjadi peperangan dunia online dalam bentuk ide-ide.

Karena isu-isu yang lahir, yang berhubungan dengan Islam, sangat kental rasanya pada era pemerintahan Jokowi sekarang, maka peperangan ide dan perang opini online ini nampaknya akan terus berlangsung sampai masa pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.




Read more ...

October 11, 2014

Memahami Lukisan Stensil Tangan Dengan Seksama


Penemuan stensil tangan di leang tampuseng, Sulawesi selatan itu merupakan penemuan bersejarah yang patut diapresiasi dengan begitu besar dan hati yang senang. Dikatakan begitu besar oleh karena dengan adanya stensil yang menggambarkan tangan dan seekor babi, diduga dibuat sekitar 40ribu tahun yang lalu, itu bisa menjadi indikator / pemacu para peneliti dari berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menelitii sekaligus mengungkap kebudayaan yang ada pada zaman tersebut.

Dengan begitu maka penemuan bersejarah itu, dalam hal ini stensil tangan di Sulawesi selatan, tidak hanya menguntungkan bagi lahan sekitarnya oleh karena akan banyak para pengunjung yang mungkin ingin mengetahui secara langsung stensil tangan tersebut, melainkan bisa pula bermanfaat untuk mengexplore berbagai sisi kebudayaan masa lalu yang masih misteri.

Inilah sebenarnya tugas dari para ahli ketika berhadapan dengan penemuan bersejarah, ia tidak akan melihat penemuan itu hanya sebatas penemuan semata yang lantas akan berakhir dimuseum atau pada status kekayaan budaya Indonesia. Para ahli harus bisa melihat stensil tangan itu dengan menggunakan kacamata ilmu yang berbeda misalnya stensil tangan dalam perspektif sejarah, kebudayaan atau bahkan seni tulisan / sastra.

Pentingnya sejarah oleh karena ia memuat suatu peristiwa dalam ruang dan waktu. Untuk mengetahui ruang dimana penemuan itu maka setidaknya, hanya sebatas spekulatif, kita harus berpikir bahwa mungkin saja pada waktu dulu wilayah leang tampuseng itu merupakan pusat kegiatan masyarakat. Selain itu disana juga kemungkinan terdapat satu ritual / kegiatan religius yang berhubungan dengan penyembelihan babi yang dipersembahkan bagi roh-roh yang dianggap suci.

Dalam perspektif lain kita juga bisa menggunakan analisis gerak sejarah yang pernah ditegaskan oleh ilmuwan-ilmuwan dulu. Stensil tangan yang ada didaerah Sulawesi itu dikatakan dibuat dengan menyemprotkan pigmen basah di sekitar tangan yang diposisikan mendorong permukaan dinding gua. (kompas.com)

Pendapat diatas mengindikasikan bahwa bisa saja pada waktu itu orang-orang disana sudah lazim dengan yang namanya pengetahuan, dalam hal ini pengetahuan tentang tulisan tangan atau pertukangan. Hal ini juga menandakan bahwa kemungkinan, kalau kita berbicara pada fase sejarah manakah masyarakat itu berada maka, fase-fase yang cocok dengan masyarakat itu adalah pada fase pertengahan, dimana mereka sudah menetap, mempunyai ritual dan mengembangkan seni tulisan tangan.

Selanjutnya kita juga perlu merekonstruksi kembali atau bahkan mendekonstruksi kembali pandangan-pandangan bahwa benua Asia adalah benua tak tersentuh atau tidak dikenal. Dengan adanya penemuan stensil tangan yang berusia kurang lebih 40ribu tahun yang lalu itu terdapat beberapa celah untuk menentang pendapat-pendapat tersebut.

Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa-apa yang ada di bumi dan ciptaanNya.  


Read more ...

April 14, 2014

Jihadis Amerika: Eric Harroun, Perjalanan dan Kematiannya

"Saya bergabung dengan Free Syrian Army untuk melawan rezim Assad. Disini saya banyak bertemu dengan berbagai komunitas agama, ada dari kristen dan Islam"

Kutipan kata diatas adalah berasal dari seorang Eric Harroun, seorang mantan tentara Amerika yang bergabung dengan FSA untuk melawan tirani pemerintah Suriah dibawah kepemimpinan Bashar Assad. Keberadaan Eric Haroun didalam peperangan ini mempunyai alasan yang panjang termasuk alasan yang pernah ia buat untuk membela Suriah dengan mengatakan bahwa kakeknya berasal dari Suriah. 

Eric Harroun sebelum memutuskan untuk bergabung dengan FSA, ia seringkali melakukan perjalanan yang tidak biasa. Tujuan-tujuan yang sangat disukai Eric Harroun adalah timur tengah, khususnya di Mesir. Dan di Mesir inilah nampaknya Eric Haroun memutuskan untuk menjadi seorang muslim. Meskipun begitu kemusliman Eric Haroun tidaklah sempurna seperti yang pernah ia katakan bahwa aku muslim tapi aku juga sering minum dan lain-lain.

Situasi Mesir yang mencekam tidak membuat Eric Harroun takut, malahan ia ikut bergabung untuk menyuarakan suara pro rakyat. Nyatanya sejak dari sinilah kemungkinan ia mempunyai niat yang besar untuk terbang ke suriah melawan tirani yang sedang berkuasa.

Eric Harroun berperang di Suriah selama dua minggu. Sebelum akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke Amerika Serikat terkait dengan pemberitaan dirinya yang, katanya, tengah diinvestigasi oleh FBI. Hal ini tidaklah beralasan mengingat keberadaan Eric Harroun yang sempat terlihat dalam beberapa video peperangan yang ia buat sendiri ketika berada di Suriah. Apalagi sikap Amerika yang pada saat ini tidaklah mencerminkan seperti keadaan semula, yang dicitrakan akan memihak para oposisi di Suriah.

Eric Harroun ditemukan meninggal secara misterius pada tanggal 8 April 2014 dirumahnya sendiri. Tidak ada yang tahu penyebab kematian Eric Harroun namun yang pasti kitapun pasti mengira bahwa kemungkinan besar kematian Eric Harroun adalah salah satu ketakutan Amerika dalam menghadapi mantan tentaranya yang berpihak pada pihak yang "salah".

Video dibawah ini adalah dokumentasi perang yang dibuat oleh Eric Harroun sendiri. Dari semenjak ia mendeklarasikan diri berperang melawan Assad, bisa dilihat dalam video, sampai pada video yang memuat jatuhnya helikopter tentara rezim di wilayah Suriah.




Rest in Peace Eric Harroun. May what you did in Syria will inspired all people in the world. To get lost for tyranny and destroy bad hegemony.
Read more ...

April 13, 2014

Mari Belajar Filipino Awal

Perlu diketahui bahwasanya Filipino dan Tagalog itu adalah berbeda meskipun kedua bahasa tersebut menjadi bahasa yang selalu dipakai oleh orang-orang Filipina.

Adapun letak perbedaannya ialah Filipino menjadi bahasa nasional negara Filipina sedangkan Tagalog adalah termasuk bahasa yang pemakaiannya terbatas pada peta linguistik. Artinya Filipino menjadi lingua franca bagi orang-orang disana. Meskipun begitu Filipino, yang menjadi bahasa resmi negara Filipina sekarang, mempunyai akar kuat yang berasal dari Filipino serta campuran bahasa dengan Spanyol dan juga Bahasa Inggris.

Pada kesempatan ini saya hanya ingin berbagi sedikit ilmu bahasa Filipino yang saya dapatkan dengan mengikuti kursus online di Udemy - salah satu website portal yang berisikan materi kursus online terbesar yang ada didunia. Silahkan cek disini - Udemy Filipino - untuk mengetahui laman Udemy dan kursus bahasa Filipino yang saya ikuti.

Pembelajaran Pertama

Pada umumnya ketika seorang guru bahasa mengajar, apapun itu bahasanya, maka pertama keleus - kali - yang akan dibahas adalah hal ihwal pembukaan (Sambutan) atau dalam bahasa Inggris sering disebut greeting. Metode natural yang mengadopsi pada pandangan bagaimana bayi belajar bahasa ketika pertama kali terlahir kedunia.

Untuk mempersingkat waktu marilah kita mulai dengan mempelajari bagaimana mengatakan Hello/Hai, bertanya tentang kabar dan bagaimana menjawab pertanyaan itu dengan bahasa Filipina alias Filipino.


  • Selamat datang = Mabuhay
  • Hello = Kumusta!!  >> Kumusta!!
  • Bagaimana kabarmu? Kumusta?  >> Mabuti naman atau Ayos lang.
  • Dadah = Paalam!!
  • Hati-hati = Ingat
Sekarang cobalah untuk membaca ulang kata perkata diatas sebanyak 5 sampai 10 kali. Selanjutnya, untuk mengingat pembedaharaan kata baru maka kita harus mepraktekan kata-kata diatas dalam kehidupan sehari-hari. Gudlak :)
Sekarang muncul pertanyaan kenapa kumusta bisa memiliki arti berbeda?

Untuk sementara jawaban yang bisa saya berikan hanya terbatas pada bagaimana kontek dan penekanan seseorang dalam menempatkan dan mengucapkan kata tersebut.
  • Selamat pagi = Magandang umaga
  • Selamat siang = Magandang tanghali
  • Selamat sore = Magandang hapon
  • Selamat malam - Magandang gabi
  • Good day = Magandang Araw
Sekarang cobalah untuk membaca ulang kata perkata diatas sebanyak 5 sampai 10 kali. Selanjutnya, untuk mengingat pembedaharaan kata baru maka kita harus mepraktekan kata-kata diatas dalam kehidupan sehari-hari. Gudlak :)
Struktur yang ada pada kata-kata diatas setidaknya sama dengan yang ada di bahasa Indonesia. Apa yang harus kita lakukan untuk mudah menghapalnya hanya terletak pada bagian akhir dari kata selamat alias Maganda.
  • Selamat ulang tahun = Maligayang bati
  • Selamat tahun baru = Manigong bagong taon
  • Happy Anniversary = Maligayang Anibersaryo*
Sekarang cobalah untuk membaca ulang kata perkata diatas sebanyak 5 sampai 10 kali. Selanjutnya, untuk mengingat pembedaharaan kata baru maka kita harus mepraktekan kata-kata diatas dalam kehidupan sehari-hari. Gudlak :) 
Tanda bintang diatas menandakan bahwa kata tersebut merupakan ubahan dari kata anniversary. Dalam ilmu linguistik perubahan kata yang masih bisa dicari akar katanya lazim dikenal dengan istilah peminjaman bahasa atau Linguistic Borrowing.

Penutup 

Semoga postingan awal ini bisa bermanfaat bagi teman-teman. Dan pastikan teman-teman juga mengingat website saya ini, karena saya akan terus mengupdate tulisan selanjutnya dan beberapa tulisan tentang bahasa yang saya pelajari dari Udemy.

Thank you for your attention. Keep learning and Paalam!! 
Read more ...

April 09, 2014

Serangan Fajar Adalah Sebahagian Suara Rakyat

Tepat pada hari ini seluruh warga Indonesia mengadakan salah satu acara akbar yang akan diselenggarakan tahun 2014 ini. Tidak seperti 4 tahun kebelakang dimana format pemilihan para caleg DPR, DPD dan lain-lain dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Tahun sekarang hal itu nampak berbeda, karena terdapat dua kali pemilihan yang akan dilakukan oleh para rakyat.

Terlepas dari itu semua rasannya kita pantas bahagia karena sebagai seorang manusia, yang mempunyai tabiat hidup dalam ruang lingkup sosial, kita tidak bisa terlepas dari pada kepemimpinan seseorang dalam ranah kehidupan sosial yang luas.

Sejatinya memang manusia sudah dtaqdirkan untuk hidup dalam kerumunan yang membutuhkan seorang pemimpin meskipun pada kenyataanya terdapat suatu kekecewaan mendalam yang dialami oleh rakyat. Ada baiknnya hal tersebut tidak membuat kita untuk menjauhi ihwal awal tabiat manusia.

Beberapa Kekecewaan Dihari Pertama

Kekecewaan ini timbul manakala kita menemukan beberapa bahagian orang yang memang dengan sengaja tak ingin memberikan hak suara mereka untuk memilih. Apalagi ketika mereka dihadapkan dengan adanya suara menggiurkan yang mungkin, secara praktis, lebih menguntungkan mereka.

Apalah jadinya bila suara menolak mereka bertemu dengna suara menggiurkan tersebut? Yah jawabannya pasti terdapat beberapa opsi. Mereka menerimanya dengan syarat memilih orang-orang yang mempunyai hubungan dengan serangan fajar tersebut. Selanjutnya mereka menerima serangan fajar tersebut akan tetapi suara mereka tetaplah golput.

Adanya baligo yang bertuliskan hal miring tentang serangan fajar cukup membuatkan tertawa sekaligus terheran. Perhatian saya justru tertuju kepada bagaimana sikap rakyat dalam menghadapi momen besar seperti ini ketika dihadapi serangan fajar.

Mereka, sebahagian saja, dengan sikap yang tidak seimbang malah menunggu serangan fajar dibanding dengan menunggu acara besar tersebut. Bila sudah seperti ini siapa yang pantas disalahkan? Kita tidak mungkin menyalahkan rakyat karena hal ini bisa artikan juga sebagai sebuah kekecewaan rakyat atas sikap para pejabat yang kerap mencederai hati rakyat.
  
Read more ...