Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langka dan Ishadat - Rimba Kota -

Which way?
  • Langka: "Hey Ishadat, Tolong ceritakan padaku, kenapa engkau bisa tersesat dirimba kota?"
  • Ishadat: "Aku tersesat ketika hendak pulang ke hutan rimba, Aku berjalan baru kemarin, -meski itu masa lalu- aku masih ingat jejak-jejak yang aku tinggalkan kemarin, namun aku tidak mau menyentuhnya kembali, aku tidak tahu kenapa."
  • Langka: "Lantas kenapa engkau menjadi seperti orang yang lupa? Sedangkan engkau tahu bahwa hidupmu yang sekarang ada dari keberangkatan yang kemarin- "
  • Ishadat: "Sampurasun kang Langka, Aku lupa bukan karena jejak-jejak itu hilang -sekalipun hilang, pastilah ada suatu yang menuntunku-. Namun rimba kota banyaklah yang berkilau -dikanan dan dikiri-, hingga ketika setiap mata melirik, maka hatipun tertarik, dilihatnya suatu kenikmatan tiada tara, setiap itu pula aku mulai enggan untuk melangkah kembali kepada rimba hutan."
  • Langka: "Lalu bagaimanakah engkau pada akhirnya nanti?"
  • Ishadat: "Aku Tidak tahu, yang aku inginkan sekarang adalah menikmati masa muda dirimba kota, bersama penikmat dunia."
  • Langka ngahuleung dan kembali pergi bersama rakitnya...
Muhammad Zaki Al Aziz
Muhammad Zaki Al Aziz Hai, selamat datang di website personal saya. Perkenalkan nama saya Muhammad Zaki Al Aziz, asli dari Bandung. Dulu pernah sekolah di Darul Arqam, Sastra Inggris S1 dan Sejarah Kebudayaan Islam S2 UIN. Sekarang saya adalah seorang Guru di MBS di Bandung dan menyambi Bendahara Umum Pemuda Muhammdiyah Kota Bandung.

Post a Comment for "Langka dan Ishadat - Rimba Kota -"