“berikan hak kaisar kepada kaisar dan hak tuhan kepada tuhan (Luke 21-25).
Sengaja saya memberikan sebuah kutipan sederhana dari salah seorang pemikir barat yaitu Luke untuk sekedar mengenalkan sahaja beberapa pandangan yang akan ditulis setelahnya. Kalimat diatas tersebut kurang lebihnya telah memadai isi dari apa yang akan saya paparkan pada paragrap-paragrap selanjutnya.
Oleh karena saya sangat suka akan kata-kata yang sederhana namun mempunyai dampak yang luar biasa, dalam hal ini biasanya sebuah kutipan adalah contoh dari apa yang saya sebutkan tadi sebagai kata-kata sederhana namun bisa membuat pikiran kita jauh memandang luas belantara bumi. Bukan hanya untuk menarik pembaca agar bisa santai duduk sambil membaca maka kalimat pembuka – kutipan tersebut – saya ingin berbagi pikiran mengenai apa yang terkandung dari kalimat yang diucapkan oleh Luke diatas.
Bila sahaja saya melihat pada kata hak kaisar maka sontak secara sangat sederhana saya berpendapat bahwa akan terjadi suatu pengaburan hukum doktrin yang pada waktu itu pernah berkuasa sebelum akhirnya diredam bersama dengan kemajuan-kemajuan suatu ilmu.


