ARCHIVE

Default Thumbnail

Orientalism is a book written by Edward Said. He well known as the scholar of eastern field study. Orientalism explains how the west, in some cases, has a bad idea to see east world. Said, on the way he though/analyzed, influenced by marxist ideology but in the other side we may believe that he tried to give an explanation by himself, as the palestinian.

There are 3 chapter and per sub you will read if you have this ebook.
  1. The Scope of Orientalism
  2. Orientalist Structures and Restructures
  3. Orientalisme Now  
So, here is the download link if you want to read this book by digital. I hope you will enjoy and get the spirit of what Said told about.

Oblivion adalah salah satu film box office yang ditayangkan pada tahun 2013. Film ini dibintangi oleh aktor yang sudah banyak dikenal di dunia Hollywood yaitu Tom Cruise. Obilivon pertama kali dipublikasikan yaitu sekitar bulan maret dan tayang di Indonesia sekitar April atau Mei.

Film ini diproduksi, sekaligus yang menjadi direktornya, oleh Joseph Kosinski. Bagi anda yang mungkin sudah menonton film Tron Legacy pasti akan tahun siapakah dia dan apakah keahliannya dalam dunia tekhnologi.

Maka tak salah bila yang punya berkarya, karyanya tersebut takan jauh dari yang empunya. Film Oblivion yang diusung oleh seorang pakar simulasi termasuk film fiksi sains. Film yang didalamnya bersemayam hal-hal yang begitu artistik namun sangat tak nyata dimata aslinya.

Oblivion: Mengedepankan Efek Visual

Suatu film adalah satu rangakaian utuh cerita yang berakhir pada pengetahuan seorang penonton untuk menerka apa isi pesan tersebut. Yang saya dapati dari menonton film oblivion ini adalah sama hal ketika saya menonton film Tron legacy.

Ada kata kunci yang, menurut, saya membuat keduanya sama dalam hal, baik, cerita atau visual. Kata kunci tersebut adalah bagaimana Josep Kosinski menanamkan ide-ide alienasi dunia mesin terhadap manusia, si empunya.

Dalam Oblivion Tom Cruise menjadi alat yang diciptakan oleh salah satu server mesin besar yang berada diangkasa. Film ini menggambarkan kepada kita bagaimana suatu ciptaan manusia bisa menjadi momok menakutkan bagi manusia itu sendiri.

Tom Cruise dalam ceritanya berharap agar ia bisa melaksanakan perintah dari mesin untuk bisa hidup bahagia bersama manusia lainnya. Namun ceritanya berbeda karena pada kenyataannya ia harus berhadapan dengan monster bumi yang tidak lain mereka adalah manusia. Manusia vs mesin dan manusia vs mesin yang setengah sadar, yaitu Tom Cruise.

Baik dalam Tron atau Oblivion beberapa tokoh sentral mengalami hal sama yaitu kerinduan akan dunia bumi yang begitu menakjubkan untuk membuat rindu seorang manusia. Tom Cruise dalam film tersebut mempunyai satu tempat dimana tempat tersebut tidak bisa terjangkau oleh mesin.

Pada akhir film tersebut nampak juga ada kesamaan antara Tron sama Oblivion. Kedua tokoh penting yang menicptakan mesin tersebut haruslah mati untuk menghadirkan dunia yang damai nan sejahtera.

Makna Tersirat dan ....End with next  

Siapa sangka negara Mali yang kita kenal sekarang, secara stereotip, sebagai negara yang terbelakang pada dahulu mempunyai seorang raja diraja yang maha kaya raya? Keheranan pun akan nampak jelas bilamana kita melihat pada keadaan negara Mali sekarang yang banyak dilanda konflik, kemiskinan dan lain sebagainya.

Raja tersebut ialah Mansa Musa, atau nama lainnya, disebut juga dengan King of Mali. Mansa Musa sebagaimana dalam wikipedia dan beberapa artikel yang membahas sejarahnya dilahirkan pada tahun 1280 dan meninggal pada tahun 1337.

Mansa Musa adalah seorang muslim yang taat dan dermawan yang luar biasa. Sebagai seorang raja yang menguasai wilayh Mali pada umumnya dan Afrika utara nama Mansa Musa menjadi lebih terkenal karena rihlah/perjalanannya yang sampai sekarang masih dikenang sebagai satu perjalanan yang tak biasa.

Sebagai seorang muslim yang taat maka sudah sepatutnya ia akan merindukan kota mekah dan madinah. Kota yang menjadi cikal bakal peradaban besar agama Islam. Namun selama dalam perjalanannya Mansa Munsa tidaklah sendiri dan tidaklah seperti orang biasanya yang melakukan suatu rihlah, seperti yang telah dilakukan oleh Ibnu Bathutah.

Sebagai seorang Raja yang kaya raya ia membawa banyak bawaan termasuk, 500-1000 orang pengawal/budak, membawa emas yang banyak dalam tunggangan Unta, dan 80 unta lainnya. Disetiap perjalanannya Mansa Munsa menorehkan kebaikannya dengan berbagi untuk kemaslahatan.

Sejak saat itu Mansa Musa dikenal baik oleh saudara-saudara muslim yang ada ditimur tengah dan sekitarnya sebelum ketenaran dan kekayaan itu diketahui oleh orang-orang Eropa. You know what's next happen? See the video below!!

Ilustrasi canon of medicine

Ibnu Sina atau nama lain yang lebih mendunianya, Avicenna, adalah termasuk salah seorang hamba Allah yang dimuliakan atas ilmunya. Ia dikenal sebagai seorang dokter, pujangga, ahli psikologi, filsafat dan lain-lain.

Akan tetapi kehebatan yang paling termasyur dari Ibnu Sina dan dikenal di seluruh dunia adalah kehebatan beliau dalam bidang kedokteran. Sehingga tak salah bila ada orang yang menjulukinya sebagai bapak dokter didunia.

Dengan rahmat Allah maka kita pun harus bersyukur bahwasanya ilmu yang pernah ditorehkan beliau masih bisa kita dapat sekarang. Salah satu kitab Ibnu Sina yang berhubungan dengan kedokteran yakni Canon of Medicine dipercaya telah menjadi ka'bah bagi dunia perdokteran pada masanya.

Buku ini ditulis oleh Ibnu Sina pada kurun waktu antara 980 - 1037. Meskipun buku yang bisa teman download merupakan terjemahan bahasa Inggris akan tetapi, Insya Allah, ilmu dan metode yang ada pada buku tersebut masih utuh.

Untuk halamannya, buku ini, sudah teman kira bahwa pasti bilamana zaman dahulu seseorang ilmuwan besar muslim selalu menulis buku dalam ketebalan yang sangat. Itu sungguh luar biasa karena mereka benar-benar berjihad untuk mencerahkan peradaban. Halamannya bisa lebih dari 600 halaman.

Dibagi dalam empat bagian. Perbagiannya mempunyai bahasan-bahasan tersendiri yang menarik untuk dikaji. Allah selalu membukakan jalan yang terbaik bagi umatnya, dan dalam kesempatan ini, marilah kita bersama membaca dan mengenal karya Ibnu Sina yang terkenal itu.

Silahkan teman download ebook ini secara gratis dan Insya Allah Ilmu yang akan didapatkan akan begitu mahal gunanya, Insya Allah.

Bagi teman-teman yang ingin mendownload buku terjamahan ini (dalam bahasa Inggris) silahkan klik link download dibawah:

Download
Siapakah viking, darimana viking berasalal, keturunan manakah mereka?Pertanyaan seperti ini adalah pertanyaan yang membutuhkan suatu bukti yang tidak boleh tidak harus merujuk pada 3 macam data yakni primer, sekunder, dan tersier.

Cara kerja tersebut nyatanya harus dipertanyakan kembali bila sudah terkumpul. Itu kata Ibnu Khaldun yang berpendapat bahwa apapun itu harus diperiksa kebenarannya baik dalam hal logika atau diluar nalar. Hal ini untuk menghindari kecongkakan seorang penulis sejarah yang hanya ingin mengambil sebagian sejarahnya saja.

Baru-baru ini BBC, siapa yang ga kenal dengan BBC, mengeluarkan majalah yang khusus membahas tentang Viking dan pembahasan lainnya yang menarik dan akan menyesal bila dilewatkan.

Dalam pembahasan tersebut terdapat beberapa sumber sejarah yang ditemukan oleh para ahli. Mulai dari tengkorang para viking, koin uang, sampai pada perahu viking yang terkenal melengkung itu.

Untuk mengetahui lebih lanjut apa yang ada didalam majalah ini, silahkan teman download majalah ini. Membaca membuat kita tidak tahu banyak dan membuat kita semakin sadar bahwa masih banyak sebagian bumi yang tak terjamah. Namun kehadiran media, buku dan lain-lain memudahkan kita untuk mengenal satu sama lain.
Gambar dari Republika
Akhir dari hingar bingar kita pada pesta pentas pertandingan pra musim, tour, adalah berakhir dengan suatu keadaan dilematis. Yakni kita kebingungan menempatkan sesuatu hal diatas hal yang lainnya. Karena disatu sisi kita pantas berbangga kedatangan tim besar sekelas, sebut saja, Chelsea, Liverpool, dan Arsenal akan tetapi pada satu sisi lain yang berbeda kita mendapati bahwa kita lebih prestisius untuk menerima kesukaan kita terhadap suatu yang disukai ketimbang untuk menjadikan tim Indonesia "menjadi lebih baik", pendek kata dilema.

Terlebih ketika sang pelatih kenamaan Chelsea, yang terkenal itu, Jose Mourinho mengemukakan pendapat yang kurang lebih pedas tapi keluar dengan suatu kejujuran. Tak sampai disitu, ternyata apa yang dikatakan Mou itu merupakan sesuatu renungan luar biasa yang harus diperhatikan kita. Renungan yang mungkin akan membuat kita lebih waw pedas.

Mou dan Renungan Kita

Pernyataan Mou yang mengatakan bahwa negara kita tidak mempunyai potensi untuk menjadi pemain spesial adalah satu dari betapa pedasnya bilamana seseorang bisa jujur dalam menyampaikan pendapat. 

Melihat pada bagaimana keseriusan dia dalam mengamati pola permainan lawan mungkin pendapat Mou ini bisa dijadikan suatu renungan bagi kita. Apakah benar negara kita yang besar seakan tidak diberikan suatu potensi untuk melahirkan pemain spesial?

Saya rasa Mou tidak benar seutuhnya disini karena meskipun seseorang pemain itu spesial, dalam arti ia mempunyai bakat yang luar biasa, tanpa adanya suatu sistem pembinaan yang baik maka niscaya bakatnya itu akan terhadang pudar karena sistem yang ada di Indonesia kurang baik.

Kita mungkin tahu bahwa keadaan organisasi yang menaungi sepakbola Indonesia pernah, mungkin masih terjadi, kalang kabut dihadang badai sedari dulu. Dan tak ayal, tentu tak bisa dipungkiri, bahwa efek yang ditimbulkannya masih hangat terasa sampai sekarang.

Bila yang berkuasa sedang diterpa badai yang tak kian membaik apa bisa para pemain bisa bangga, seutuhnya, terhadap dunia persepakbolaan kita? Sedangkan kata Mou juga permainan sepak bola itu mengharuskan adanya suatu kebanggaan dan gairah yang luar biasa. Bila sudah ada terdapat kehendak yang sama antara yang membenahi dan dibenahi mungkin rasanya akan ada suaut jalinan baik yang berkelindan itu.

Mou, Tour, Kita 

Saya tak menyangkal bilamana kedatangan tim-tim besar, disatu sisinya, hanyalah sebagai salah satu strategi marketing yang diputuskan oleh pihak yang berkepentingan. Menyadari bahwa negeri kita ini dipenuhi oleh fans-fans klub, bahkan sampai ada yang berkeyakinan bahwa budaya telah merasuki, maka tak mungkin bila seorang marketing sebuah klub melewati kesempatan besar ini?

Dilematis terulang kembali pada ranah ini. Melihat antusias yang sangat besar sekali dari fans-fans klub tersebut mempunyai sisi kelamnya tersendiri. Bila saya menyatakan bahwa apakah benar ada satu porsi lebih yang dilakukan fans dalam mendukung tim Indo dengan tim lain? Akankah para fans tersebut datang berbondong-bondong bila Indonesia bertanding melawan dengan klub yang biasa saja?

Sang pembicara TV pun selalu mengatakan demikian, dilema..dilema..dilemaa....

Syahdan, seorang ilmuwan besar Muslim pernah berujar bahwa hal yang baik itu adalah ketika hal tersebut dilakukan secara berkala dan tidak terjadi hanya secara sekilas lalu pergi tanpa satu bekas yang bisa menjadikan kita puas.

Untuk mengatakan bahwa kedatangan tim-tim besar ke Indonesia dalam rangka untuk mendongkrak dunia sepakbola kita rasanya itu hal yang jauh, ia bisa saja dapat diraih tapi jauh tuk dijangkau. Namun untuk mengobati rasa rindu dari sang pecinta klub luar sana mungkin itu dekat, karena yang kemarin ia jauh dari rasa simbolik, sekarang mendapati mereka dekat secara mata.

End with next chapter

Ia (Ruh) turun kepadamu (hai tubuh manusia) dari tempat yang tinggi. (Bagaikan) merpati (jinak, tetapi) enggan dan menghindar. Terselubung terhadap pelupuk setiap pemandang. Padahal ia yang membuka wajah dan tanpa cadar. Ia tiba kepadamu dengan terpaksa, dan boleh jadi enggan berpisah kendati ia penuh keluhan. Enggan dan tidak senang (menyatu denganmu) tetapi begitu menyatu. Akhirnya terbiasa, bersanding dengan kebobrokan yang kumuh. Kuduga ia lupa janji-janjinya ketika ia berada di alamnya yang tinggi

Ia menangis bila mengingat janji-janji di alamnya yang luhur. Mencucurkan air mata, deras, tiada hent. iIa pun terus berkicau menangisi puing-puing. Yang telah runtuh oleh kisaran angin dari empat penjuruItu karena ia terhalangi oleh jeratan yang kuat dan dibendung. Oleh sangkar, sehingga tak lepas ke angkasa luas.

Hingga jika telah mendekat jalan menuju asalnya...Mendekat pula saat ia berpisah ke angkasa yang luas Lalu berangkat berpisah dengan semua yang ditinggal...Ditinggal remeh bersama tanah... dan tanpa
berpamit...Ketika itu... mendadak dibuka tabir, dan terlihatlah. ..Apa yang tak terjangkau mata yang disentuh kantuk Ia pun berkicau di atas puncak yang amat tinggi Begitulah ilmu, meninggikan semua yang belum tinggi(Mungkin ada yang bertanya, jika memang ruh gembira dengan kepulangannya)

Nah, mengapa ia diturunkan dari tempat yang tinggi. Menuju kedalaman yang sangat rendah dan hina?Ia diturunkan Tuhan, untuk suatu hikmah. Yang tidak terjangkau oleh cendekia yang sangat bijak! Tak pelak lagi, turunnya adalah keniscayaan. Agar menjangkau apa yang belum dijangkaunya. Guna meraih semua rahasia, rahasia kedua alam. Sobekan bajunya tak perlu dijahit. Masa menghadang perjalanannya, kendati demikian, Ia terbenam, tidak serupa ketika terbitnya. Ia seakan kilat, cemerlang di bentengnya yang tinggi. Lalu redup, menghilang bagai tak pernah berkilau.

Diatas adalah